PERUM PFN BERSAMA RATU SHIMA PROJECT SALURKAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA SENIMAN TERDAMPAK COVID-19

16 Juli 2020, Perum Produksi Film Negara adalah Perusahaan yang 100% saham nya milik Pemerintah dan satu-satu nya di Bidang Perfilman. Berdiri sejak tanggal 6 Oktober tahun 1945 di bawah Departemen Penerangan saat ini bernama Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Nama Lembaga Pusat Produksi Film Negara lalu berallih menjadi Perusahaan Umum Produksi Film Negara di bawah Kementerian BUMN sejak tahun 1988. Perum PFN saat ini berfokus pada Pengembangan Hak Kekayaan Intelektual dan Produksi Konten.

Ratu Shima Project adalah sebuah trilogi Sendratari yang memasuki tahun ke-3, yang awalnya akan diselenggarakan bulan Juni 2020 ini. Memasuki tahun 2020 yang sama-sama diketahui, Pandemi Covid-19 telah menyeruak di seluruh dunia. Termasuk juga Indonesia.

Adanya pandemi Covid-19 di Indonesia tidak menyurutkan langkah Ratu Shima Project untuk berkarya dan berkegiatan. Ratu Shima Project didukung oleh Perum Produksi Film Negara menginisiasi dalam penggalangan dana yang akan didonasikan pada seniman dan manula yang terdampak Covid-19 di wilayah Candi Gedong Songo, Semarang, Jawa Tengah. Adapun, inisiasi ini berupa kelas virtual berbayar dengan memanfaatkan infrastuktur PFN Creative Academy. Adapun dana yang terkumpul disumbangkan pada seniman dan manula di sekitar Candi Gedong Songo.

Kelas virtual yang terselenggara tersebut bernama kelas Beksa Yoga, yaitu teknik olah tubuh dari budaya Jawa yang merupakan adat budaya leluhur yang sudah dilakukan berabad-abad lamanya. Tim akan menyiapkan tenaga pengajar dan materi pelatihan. Training ini terdiri dari 8 sesi pertemuan dengan donasi yang disebutkan untuk rangkaian pelatihan selama 8 sesi tersebut sebesar empat ratus ribu rupiah bagi para partisipan.

PFN Creative Academy adalah infrastruktur terobosan yang dibangun Perum PFN di tengah pandemi Covid-19 untuk mendukung lini bisnis perusahaan berupa training dan kelas virtual. Sebelumnya, PFN Creative Academy telah mendukung pula pelatihan agrikursus audio visual kepada Penyuluh Masyarakat di bawah binaan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi berupa 8 modul dan 5 kali pertemuan di tengah Pandemi Covid-19. 

Pelatih Beksa Yoga dalam kelas kali ini adalah Putut Budi Santosa. Ia lahir di Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Belajar di SMKI Yogyakarta Jurusan Tari lalu mengenyam Pendidikan di Institut Kesenian Jakarta Jurusan Tari. Ia mempelajari ilmu gerak yang berhubungan dengan kesehatan (posturing, reposisi, penguatan otot & tulang, serta relaksasi), diantaranya dari gerak tari, silat, dan yoga. Ia mulai mengajar beksa yoga sejak tahun 2003, pertama kali kepada murid sanggar/komunitas. Tahun 2010 mulai diajarkan untuk kegiatan tambahan sekolah dan beberapa tahun terakhir menjadi salah satu program tambahan dan training motivasi untuk Instansi. Karya Tari nya dapat dilihat di channel Youtube: Putut Budi Santosa.

Instansi yang menyambut baik inisiatif ini adalah Perum Produksi Film Negara. Dengan memanfaatkan infrastruktur PFN Creative Academy, penyelenggaraan kelas Beksa Yoga dapat terselenggara secara virtual dan telah merampungkan sesi pertama yang terselenggara pada 9 Juni 2020.  Sesi selanjutnya terselenggara tiap Kamis pukul 19.00 WIB dan Minggu pukul 15.00 WIB selama bulan Juli. Informasi lebih lanjut terkait kelas Beksa Yoga dapat melalui social media Perum PFN (Instagram, Facebook, & Twitter: @studiopfn).

Project ini mengajak instansi-instansi untuk turut serta dalam bersinergi membantu pelaku seni yang terdampak Covid-19 untuk tetap berkarya. Harapan dan kemajuan suatu Negara, akan tercermin dari masyarakat Negara tersebut dalam menjaga kelestarian budaya dan dalam memajukan para pelaku budaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.