Indonesia Muda Club, Forum Bertemunya Anak Muda dan Professional Muda

12 Juni 2020, Indonesia Muda Club merupakan inisiasi dari Kementerian BUMN yang mana adalah forum generasi muda dan professional muda dari berbagai sektor industri untuk mengajak masyarakat beperan aktif membahas isu menjadi solusi dari sebuah permasalahan kompleks yang memberikan kontribusi positif bagi Bangsa. Diselenggarakan perdana pada 12 Juni 2020 dengan mengangkat tema “Siapkah Profesional Muda Indonesia Memasuki New Normal”. Menghadirkan pembicara dari kalangan millenial yang berkarya di perusahaan BUMN antara lain M. Fadillah Dwi Permana (Kapten Millenial PT Kereta Api Indonesia), Dhita Wirapradja (Duta BUMN 2012), Yesika Yuniar (Praktisi Pariwisata PT Hotel Indonesia Natour), Rozi Sparta (Direktur Pengembangan Bisnis PT ACP), Sunarto Xie (SVP Digital Banking Bank Mandiri), Adi Munandir (Direktur Marketing & Supply Chain PT Semen Indoneia)  dengan dipandu host Arya Sinulingga (Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Media dan Komunikasi Publik).

Diskusi dibuka oleh Arya Sinulingga dengan penuh semangat pada pukul 16.00 dengan live di YouTube Kementerian BUMN. Topik  pertama yang dibahas dalam diskusi kali ini adalah masalah-masalah yang di hadapi dari beberapa Perusahan BUMN pada saat Work From Home dan menyongsong kenormalan baru. Beberapa perusahaan yang paling terdampak Covid-19 adalah PT KAI dan PT HIN karena perusahaan bergerak di bidang transportasi dan hospitality. Namun, berkat inovasi-inovasi yang dilakukan perusahaan tersebut, terbukti baik PT KAI dan PT HIN mampu bertransformasi dan tetap menjalankan usaha dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan. PT KAI melaunching aplikasi LOKO MART yang mana penyedia  masakan-masakan khas lokomotif KAI ditujukan pada pelanggan yang rindu akan masakan chef KAI dengan di rumah aja. Selain itu, PT KAI juga melakukan bisnis tour virtual beberapa destinasi wisata di berbagai kota di Indonesia. 

Selama diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Work From Home (WFH), Perusahaan-Perusahaan BUMN mengoptimalisasikan sistem IT yang telah di design untuk mengendalian operaional selama bekerja di rumah. “Perusahaan kita bisa menjawab semua tantangan selama Work Form Home (WFH) dengan mengoptimalisasikan teknologi yang canggih saat ini,” tutur Adi Munandir Direktur Marketing & Supply Chain PT Semen Indoneia.

Dengan total viewers kurang lebih 1.000 viewers saat live dan sudah ditonton sebanyak 14.000 viewers. Berjalannya diskusi ini sangat interaktif antara pembicara dan peserta.

Dalam menyiapkan kenormalan baru PT ACP telah dengan ketat menerapkan protokol kesehatan seperti penyemprotan disinfektan, wajib menggunakan masker, cek suhu tubuh, membawa makanan sendiri, social distancing di kantor dan pemantaun melalui e-form yang harus diisi ketika jam masuk dan jam pulang kantor. Dalam e-form tersebut beberapa pertanyaannya antara lain seperti hari ini bertemu dengan siapa saja? Dalam 14 hari terkahir apakah berkujung atau melewati daerah dengan zona waarna tertentu, dll. Yesika Yuniar, Praktisi Pariwisata PT Hotel Indonesia Natour nemambahkan jika PT HIN selain menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di seluruh jaringan hotel yang dimiliki juga sudah menerapkan pemantauan presensi kerja melalui smartphone.

Leave a Comment

Your email address will not be published.