MENTERI BUMN TUNJUK DIREKSI BARU
PERUM PRODUKSI FILM NE
RAGA

MENTERI BUMN TUNJUK DIREKSI BARU
PERUM PRODUKSI FILM NEGARA

Kementerian BUMN dalam Keputusan Menteri BUMN No. SK-202/MBU/06/2020 tanggal 12 Juni 2020 menetapkan Sutjiati Eka Tjandrasari sebagai Direktur Produksi Perusahaan Umum Produksi Film Negara. Adapun Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia masih dirangkap oleh Direktur Utama hingga diangkatnya Direktur definitif. Adapun Kementerian BUMN menugaskan Hery Sofiaji dari Bank Mandiri sebagai SEVP Finance, HR & Startegy Perum PFN.

Penunjukkan pejabat ini mempertegas langkah Kementerian BUMN untuk menjadikan BUMN-BUMN lebih kompetitif dan menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi Negara. Selain itu, untuk meningkatkan efektivitas dan mendukung arah strategi bisnis Perusahaan Umum (Perum) Produksi Film Negara.

Pada masa pandemi COVID-19, dan dalam fase melangkah ke masa kenormalan baru, Perum PFN diharapkan menjadi katalis dalam menemukan solusi bagi industri kreatif, khususnya industri film dan konten. Saat ini komposisi Dewan Direksi yaitu, Direktur Utama, Direktur Produksi, dan Direktur Keuangan & Sumber Daya Manusia. Sebelumnya, Komposisi nya adalah Direktur Utama, Direktur Keuangan dan Operasional, dan Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis. Komposisi ini diyakini akan membuat Perum PFN lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan perusahaan lain, yang bidang usahanya sejenis. Khususnya dalam bidang Produksi Film. Ke depan Perum PFN didorong untuk memproduksi film-film yang dibutuhkan Negara.

Sutjiati Eka Tjandrasari mempunyai pengalaman selama 18 tahun dengan menghasilkan kurang lebih 200 karya documenter berupa documenter series dan feature melalui PT Samuan Rumah Kreasi. Dimana, Tjandra menjabat sebagai Direktur Utama di PT Samuan Rumah Kreasi. Sebelumnya Tjandra malang melintang berprofesi sebagai Journalist, Anchor, dan Producer di beberapa stasiun TV swasta nasional selama 10 tahun.

Antara lain capaiannya yaitu “Pijar” sebuah program televisi SCTV yang menampilkan perjuangan seorang anak menjadi hero bagi dirinya dan keluarganya, memenangkan hadiah sebagai feature terbaik kategori Best Social Awareness Program dalam ajang Asian TV Awards 2004, serta Film Layar Lebar “Lost in Love” yang merupakan drama remaja (Sekuel dari film Eifel I’m in love) berhasil menjaring lebih dari 500 ribu penonton pada tahun 2008. Selain itu juga malang melintang sebagai narasumber dan juri di berbagai acara seperti narasumber di berbagai pelatihan pembuatan video documenter dan film pendek oleh Badan Ekonomi Kreatif, BNPT, dan Diknas. Serta sebagai Dewan Juri Eagle Award.

Susunan Direksi Perum PFN 2020 – 2025:
Direktur Utama : Judith J. Dipodiputro
Direktur Produksi : Sutjiati Eka Tjandrasari
SEVP Finance, HR & Strategy : Hery Sofiaji

Susunan Dewan Pengawas Perum PFN 2020 – 2025:
Ketua Dewan Pengawas merangkap Pengawas Independen : Ricky Joseph Pesik
Anggota Dewan Pengawas : Rosarita Niken Widiastuti

Penyegaran Direksi diharapkan memantapkan transformasi Perum Produksi Film Negara menjadi produsen film dan konten multiple-platforms, dan mempercepat proses integrasi Perum PFN pada LKBN Antara dengan PT Balai Pustaka.

Leave a Comment

Your email address will not be published.