Perum PFN Inisiasi Ngobrol Daring di Tengah Pandemi Covid-19

30 Maret 2020, Ngobrol Daring adalah sebuahss acara talkshow yang diselenggarakan oleh Perum PFN bekerjasama dengan Medcom ID membahas suatu topik tertentu yang tidak terbatas pada topik seputar perfilman. Ngobrol Daring diselenggarakan dengan memanfaatkan fitur LIVE pada media sosial Instagram. Ngobrol Daring diselenggarakan dwimingguan. Berawal dari masifnya pengguna daring setelah Indonesia ditetapkan sebagai salah satu Negara yang yang terjangkit Pandemi Covid-19, maka hal tersebut menjadi kesempatan baik untuk memanfaatkan teknologi sebagai penyalur berita positif di tengah Pandemi.

Ngobrol Daring #1

Ngobrol Daring pertama dilakukan pada 30 Maret 2010 memperingati Hari Film Nasional. Mengangkat tema “Cara Mudah Bikin Skenario” ini dilakukan selama 30 menit dengan pembicara Erwin Amin Ismail dan Lola Amaria.

Erwin Amin Ismail merupakan Kepala Divisi Produksi Film Perum PFN yang juga seorang produser dan sutradara film yang sudah malang melintang di perfilman. Beberapa filmnya box office dan juga pernah menjadi nominasi sutradara terbaik FFI pada 2012 dengan film berjudul Rumah di Seribu Ombak.

Adapun film yang pernah diproduseri dan disutradari antara lain :

Lola Amaria Seorang sutradara dan produser film. Film garapannya antara lain: Betina (2006), Minggu Pagi di Victoria Park (2010), Sanubari Jakarta (2012), Jingga (2016),Labuan Hati (2017), LIMA (2019).

Film berjudul Lima mengangkat tema terkait Pancasila. Yangmana pada 23 Januari 2020 diputar di Dom Kino, Moskow, Rusia. Film Lima diputar di Rusia dalam rangka mengawali rangkaian kegiatan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.  

Film LIMA menceritakan sebuah keluarga dalam menghadapi dan memecahkan masalah kehidupan. Dengan membawa pesan pluralisme, toleransi, dan perenialisme.

Ngobrol Daring edisi pertama lebih banyak berfokus pada pembahasan bagaimana memulai penulisan skenario dengan baik. Karena film yang baik dimulai dari Skenario yang dirancang dan dipersiapkan secara seksama. Dalam menyusun skenario hal pertama yang dilakukan yaitu mencari ide lalu menuliskannya menjadi premis. Setelah itu premis yang sudah jadi dituangkan ke dalam sebuah sinopsis hingga menjadi sebuah treatment.

Humas Perum PFN

Contact@PFN.co.id

Leave a Comment

Your email address will not be published.